BALAS DENDAM
( KARYA YOSZY KUSUMA W)
Beta adalah seorang anak yang memiliki segudang bakat dan prestasi.
Ia hidup di desa yang amat terpencil, ia
menghabiskan waktunya bersama kedua orangtuanya di desa tersebut. Beta memiliki sahabat yang bernama zulfa, putri dan
bahtiar. Ia juga memiliki sahabat yang tinggal di daerah perkotaan , sahabatnya
itu merupakan sepupu jauhnya. nama sahabatnya adalah dodit, dia adalah anak
dari kakak ibunya beta .Setiap hari minggu dodit dan keluarganya datang untuk
berkunjung kerumah neneknya,yang juga neneknya beta. Rumah beta juga berdekatan
dengan rumah neneknya. jadi setiap dodit pergi ke rumah neneknya,dodit selalu
berkunjung ke rumah nya beta untuk bermain bersama.
Namun,
hari minggu itu dodit dan keluarganya datang untuk berkunjung kerumah
nenek tidak untuk bersilahturahmi. tetapi unuk meminta ijin kepada neneknya.
Karena ibunya dodit akan pergi ke hongkong untuk bekerja menjadi TKI dan dodit akan
dititipkan di rumah nenek karena tidak ada yang mengurusi dia dan adiknya.
Setelah ibunya sudah berangkat ke Hongkong untuk bekerja menjadi TKI, dodit
pindah sekolah ke sekolah yang berada di desa bersama beta. beta menghabiskan
waktu liburannya bersama dodit. Mereka bermain bersama putri , zulfa dan
bahtiar.
Saat bermain layang - layang bersama , dodit tidak memiliki layang – layang tapi
ingin bermain layang – layang . kemudian dodit meminjam layang – layang milik
beta tapi tidak boleh untuk dipinjam, begitupun layang – layang milik bahtiar
juga tidak boleh dipinjam .
“ boleh gak aku
pinjem layang – layang mu ? “ minta dodit .
“gak boleh, nanti
kamu menyangkutkan layang – layang ku nanti “ jawab bahtiar .
dodit pun hanya
terdiam dan duduk di pinggir lapangan sambil melihat bahtiar dan beta bermain
layang – layang.
Saat bahtiar ingin buang air kecil,layang –
layang milik bahtiar di tali di pohon dan bahtiar pergi untuk buang air kecil.
Setelah bahtiar pergi, dodit melapas tali layang – layang milik bahtiar dan
kemudian memainkannya tanpa izin dari bahtiar.
’’dit, kenapa
kamu melepaskan tali layang - layang milik bahtiar ?” tanya beta.
“aku mau bermain
layang – layang sebentar . aku kan gak punya layang – layang.” Jawab
dodit
” tapi kamu
belum minta ijin ke bahtiar !.” ujar beta .
“ halah……!
biarin aja kan cuman sebentar aku mainin layang – layang nya “ jawab dodit .
Saat ada angin kencang , dodit tidak bisa
mengendalikan layang – layang dan secara
tidak sengaja dodit menyangkutkan layang - layang milik bahtiar ke kabel
listrik. Seketika itu bahtiar kembali kelapangan dan melihat layang – layangnya
sudah tersangkut di kabel listik. Melihat bahtiar kembali dodit langsung kabur
dan meningglakan layang – layang yang tersangkut di kabel listrik.Melihat dodit
kabur beta hanya terdiam.
“siapa yang
menyangkutkan layang – layang ku ? “ tanya bahtiar ke beta.
“ dodit tadi
meminjam layangan mu terus saat ada angin layang – layang mu tersangut ke
kabel listrik “. Jawab beta
” terus sekarang
dia kemana?” tanya bahtiar dengan nada tinggi.
“ dodit kabur
dan pergi ke rumah nenek .” jawab beta
Mendengar kalau dodit kabur ke rumah,
bahtiar pergi ke rumah nenek dodit untuk meminta pertanggung jawaban kepada
dodit. Sesampainya bahtiar dan beta di rumah nenek nya dodit , bahtiar lantas
memanggil dodit . “ dit……dodit ganti rugi layangan ku ! “. Mendengar ada
keributan di luar nenek keluar.” Ada apa ini ?” “ ini nek bahtiar mau minta
ganti rugi ke dodit karena sudah menyangkutkan layang - layang nya ke kabel listrik.” Jawab beta .
lantas nenek mengganti rugi layang – layang milik bahtiar dengan layang –
layang baru.
Nenek yang mengganti rugi atas kejadian
itu merasa kesal atas perbuatan yang dilakukan oleh dodit. Nenek memarahi dodit
atas perbuatan tang dilakukannya.
” Dodit seharusnya
kamu itu bertanggung jawab atas apa yang kamu lakukan ! orang itu kalau berani
berbuat juga harus berani bertanggung jawab. Jangan seperti kamu habis
menyangkutkan layangan milik bahtiar terus kabur!” kata nenek dengan nada
tinggi.
“ iya nek dodit
minta maaf “ ujar dodit
Di sekolah saat pelajaran, dodit ijin
untuk pergi ke kamar mandi namun saat
dia mengambil sepatunya di rak sepatu. Dodit melihat sepatunya beta dan berniat
balas dendam kepadanya karena sudah melaporkan kejadian itu ke nenek sehingga
ia dimarahi oleh nenek.dodit balas dendam dengan cara menali tali sepatunya
beta. Lantas dia pergi ke kamar mandi. Setelah sekembalinya ia dari kamar
mandi. Dodit bertingkah laku seperti tidak ada apa – apa.
Setelah bel istirahat berbunyi. Beta pergi
ke kantin, namun saat mengambil sepatu . beta terkejut melihat tali sepatunya
tertali di rak sepatu. Lantas,beta menyanyakan ke teman – teman siapa yang
telah menali sepatunya. Termasuk bertanya ke dodit, ”dit kamu tahu gak siapa
yang menali tali sepatuku ke rak ? ” namun dodit menjawab tidak tahu. “ aku
tidak tahu siapa yang menali tali sepatu mu “. Karena perutnya beta sudah
terasa lapar, beta memutuskan unsuk pergi ke kantin. Beta meninggalkan
sepatunya yang masih tertali di rak sepatu dan dilanjutkan setelah membeli
jajan di kantin. Saat masuk bel masuk, Beta mencoba kembali untuk melepaskan
tali sepatunya dari rak sepatu dan kali ini meminta bantuan putri.“ put boleh
minta tolong gak? tolong bantu aku melepaskan tali sepatuku dari rak sepatu !”
minta beta. “ iya bet, aku bantu
melepaskan tali sepatumu “ jawab putri. Namun, hingga guru datang tali sepatu
belum juga terlepas. Beta memutuskan untuk melanjutkan melepas tali sepatunya
nanti.
Saat berada di kelas guru menunjuk siswa
yang akan mengikuti lomba siswa berprestasi, ternyata yang ditunjuk beta dan
zulfa. Dodit yang juga salah satu murid yang cerdas di kelas, mengetahui kalau beta dan zulfa yang ditunjuk
untuk mengikuti lomba,dodit merasa tidak terima dan menanyakan ke guru.
” Bu kenapa yang
ditunjuk untuk mengikuti lomba siswa berprestasi, beta dan zulfa bukannya saya
? “ . tanya dodit
“ saya memilih beta dan zulfa karena mereka saya
anggap mampu untuk mengikuti lomba itu” jawab guru .
“ bu saya kan
juga mampu ikut lomba itu “. Paksaan dodit
“tapi saya
mengangap beta dan zulfa lebih mampu untuk ikut lomba itu “ jawab bu guru
“ ya sudah bu !”
jawab dodit dengan rasa kecewa.
dodit yang kesal
dengan jawaban guru ,lantas dodit minta ijin ke kamar mandi.namun dodit tidak
ke kamar mandi. dodit yang kesal langsung memotong tali sepatu milik beta yang
masih tertali di rak . setelah di potong
tali sepatu beta di buang di atas genteng sekolah, tanpa diketahui oleh beta
dan siapapun.
Setelah membuang sepatunya beta di tempat
sampah sekolah ,dodit langsung pergi pulang ke rumah nenek. Tas dan sepatunya
ia tinggal disekolah . saat sampai di rumah nenek, dodit menangis. Nenek yang
mengetahui kalau dodit menangis mencoba untuk menenangkan dodit.”dit kamu
kenapa menangis ? “ tanya nenek.” Nek….!
Aku gak ditujuk sama bu guru untuk ikut lomba siswa berprestasi. Padahal aku
kan pinter nek!” jawab dodit mengadu pada nenek. “ mungkin kamu belum mampu
untuk ikut lomba itu, mungkin suatu saat kamu yang diajukan untuk ikut lomba”
ujar nenek menyakinkan dodit.” Gak bisa nek aku harus ikut lomba itu !” jawab
dodit sambil mendobrak pintu kamar.
Saat jam pulang sekolah beta mencari dodit
ke kamar mandi, Karena dodit tidak kembali setelah meminta ijin. “ dit……dodit,
sambil mengedor – gedor pintu kamar mandi.” Setelah beberapa lama beta kembali
ke kelas untuk melepaskan tali sepatunya dari
rak sepatu. Betapa terkejutnya beta melihat sepatunya hanya ada satu dan
sisa potongan tali sepatu di rak sepatu. “ put tahu sepatuku yang sebelah gak ?
“tanya beta . “ gak tahu aku mungkin di bawa dodit” ujar putri . “ sekarang
dodit kemana ? “ tanya beta . “ gak tahu aku mungkin dodit pulang, tas nya juga
masih dikelas. “Tas nya kamu bawa pulang aja ! “ suruh putri. beta pulang ke
rumah tanpa alas sepatu serta membawa tasnya dodit dan salah satu sepatunya.
Setelah sampai di rumah, beta ganti baju.
Setelah ganti baju, beta pergi ke rumah nenek untuk mengembalikan tas milik
dodit . dodit yang menangis di dalam kamar tidak mau membuka pintu kamarnya. “
dit ……. dodit ini tas mu yang kamu tinggal di sekolah “ .” kenapa kamu kesini
kamu pengkhianat” ujar dodit. “ aku khianat tentang apa ?“.nenek yang mendengar
ada keributan lantas melerai nya dan menceritakan apa yang terjadi pada dodit
ke beta.” Bet, dodit marah itu karena ingin ikut lomba, tapi dia tidak di
tunjuk sama gurunya untuk ikut lomba “ ujar nenek. “ yasudah kalau begitu nek ,aku
gak usah ikut lomba itu nek !” jawab beta .” gak bet kamu harus ikut lomba ,
lomba itu harus kamu jadikan sebagai pengalaman dan kamu harus bertanggung
jawab atas di tunjuknya kamu sama gurumu.’’ Ujar nenek sambil menyemangati
beta.
Keesokan harinya saat di sekolah. Bu guru
memberikan memberikan buku latihan soal untuk beta dan zulfa,saat itu dodit
mengetahui hal itu. “ bet , zul ini buku latihan soal untuk kalian pelajari!.
Karena buku ini berisi latihan soal yang sama persis saat lomba siswa
berprestasi ! “ kata bu guru .” ya bu”. jawab beta. “ nanti lombanya kapan bu ?
“ tanya zulfa. “ lombanya akan diadakan besok . Maka siapkan dengan maksimal
untulk lomba itu!” jawab bu guru . “ siap bu guru “ jawab beta dengan percaya
diri .
Dodit yang mengetahui saat bu guru
menyerahkan buku kumpulan soal ke beta dan zulfa, dodit berencana untuk
membuang buku milik beta supaya gagal dalam lomba siswa berprestasi itu.
Setelah pulang sekolah,saat beta sedang melaksanakan sholat dhuhur . dodit
menyelinap masuk ke rumah beta yang sepi dan kemudian dodit mengambil buku latihan soal
milik beta yang ada di dalam tas beta.setelah dodit mengambil buku milik beta
,dodit berniat untuk membuangnya ke sungai yang ada di depan rumah beta.
Saat dodit selesai membuang buku milik
beta dan akan kembali dari sungai. Saat menyebrangi jalan , dodit tidak melihat
kanan dan kiri .tiba – tiba ada mobil dengan kecepatan tinggi yang langsung
menabrak dodit. Setelah di tabrak dodit masih sadar, dodit meminta tolong dan mobil yang menabrak dodit langsung kabur
dan tidak mau bertanggung jawab. “ tolong………………… tolong !”rintihan dodit
mengharap pertolongan.
Beta yang mendengar ada suara rintihan
meminta tolong dari dodit. Lansung keluar rumah dan melihat dodit yang sudah
tidak sadar. Beta langsung meminta tolong kepada tetangga.” Tolong ………………….
Tolong! Dodit kecelakaan , tolong …………… !” para tetangga menghampiri beta dan
langsung membawa dodit ke rumah sakit. Beta langsung memberitahu nenek tentang
kecelakaan yang terjadi pada dodit. “ nek…………. .nenek ! dodit kecelakaan nek “.
“ apa dodit kecelakaan ! sekarang dodit dimana ? “ tanya nenek dengan cemas. “
dodit sekarang di bawa tetangga ke rumah sakit nek “ jawab beta . beta dan
nenek pergi ke rumah sakit untuk menghampiri dodit.
Setelah beta dari rumah sakit, beta pulang
untuk belajar mempersiapkan untuk ikut lomba yang diadakan esok hari. Namun,
betapa terkejutnya beta saat melihat buku latihan soal untuk lomba esok hari
tidak ada di dalam tas nya. Dodit pun mencoba untuk meminjam buku milik zulfa
untuk di fotocopy. Malam – malam sekali beta datang untuk meminjam bukunya
zulfa. “ fa ………….. zulfa “ suara beta sambil menggedor – gedor pintu rumah
zulfa. “ ada apa bet kok malem – malem datang ke rumah ku ? “ .” zul aku boleh
pijem buku latihan soal mu gak ? soalnya buku ku hilang. Buku mu mau aku
fotocopy zul boleh di pinjem gak ? ” minta beta.” Boleh tapi jangan lama – lama
ya ngembalikinnya nanti buat aku belajar buku nya .”
Selesai memfotocopy buku milik zulfa dan
bukunya juga telah dikembalikan . beta baru memulai belajar saat pukul 22.00 wib dan saat larut malam beta ketiduran saat belajar. Saat berbunyi suara
adzan subuh beta menunaikan adzan subuh, setelah melaksanakan sholat subuh beta
kembali belajar untuk lomba siswa berprestasi.
Saat tes lomba siswa berprestasi beta agak kesulitan
mengerjakan soal – soal nya . setelah tes beta menunggu hasil tes tulis siswa
berprestasi bersama dengan zulfa.Dan saat hasil tes tulis di umumkan ternyata
beta masuk 5 besar begitupun dengan zulfa juga masuk dalam 5 besar. Setelah tes
tulis beta melanjutkan dengan tes bakat. Dalam tes ini beta menampilkan bakat
nya dalam membaca puisi. Setelah tes bakat, nilai dari tes tulis di akumulasi
dengan nilai tes bakat. Beta dan zulfa menunggu pengumuman pemenang lomba siswa
berprestasi .
”zul kalau kamu
menang hadiah mu buat apa ? “ tanya beta
“kalau aku
menang hadiahnya akan aku tabung , kalau
kamu hadiah mu mau kamu apain ? “
Kata zulfa
“kalau aku
menang hadiah nya akan aku kasih ke dodit “ jawab beta
“loooooooo kok
dikasih ke dodit ! , kamu kan yang ikut lombanya bet ? “ ujar zulfa dengan
Terkejut
“aku ngasih
hadiah ku ke dodit karena nenek mengatakan kalau dodit ingin sekali ikut lomba
ini “ jawab beta menjelaskan ke zulfa
“oh itu alasan
mu mau ngasih hadiah mu ke dodit” ujar zulfa
Saat waktu pengumuman untuk pemenang lomba
siswa berprestasi telah tiba. “ peraih juara 3 dalam lomba siswa berprestasi
tahun 2015 adalah gita dari sdn golan 01. peraih juara dalam lomba siswa berprestasi tahun 2015
adalah beta dari sdn bakur 01. peraih juara 1 dalam lomba siswa berprestasi
tahun 2015 adalah zulfa dari sdn bakur 01.” Saat mendengar bahwa beta juara 2
beta langsung menangis dan pergi ke rumah sakit untuk menghampiri dodit
Setiba nya ia di rumah sakit,beta menangis
dan menyerahkan hadiah nya kepada dodit
.”
Dit……………. Dodit ini hadiah juara 2 lomba
siswa berprestasi. Hadiah ini untuk mu dit “ujar beta dengan menangis tersedu – sedu
.
“ gak bet ini hadiah punya mu ini hasil dari
kerja keras mu , bet sebetulnya aku mau mengakui kalau yang menali tali sepatu
, membuang sepatumu dan membuang bukumu adalah aku bet maafkan aku bet!” pengakuan dodit sambil menangis.
Beta kaget dan terkejut mendengar hal itu “ gak apa – apa dit aku sudah memaafkan kamu,
tapi kamu gak boleh ulangi perbuatan itu lagi ! ” jawab beta dengan tegar.
Setelah dodit sembuh, mereka kembali bersama tanpa ada rasa ingin balas dendam
atau iri . dan mereka sudah saling memaafkan.