Senin, 21 November 2016

BALAS DENDAM
( KARYA YOSZY KUSUMA W)

      Beta  adalah seorang anak  yang memiliki segudang bakat dan prestasi. Ia  hidup di desa yang amat terpencil, ia menghabiskan waktunya bersama kedua orangtuanya di desa tersebut. Beta  memiliki sahabat yang bernama zulfa, putri dan bahtiar. Ia juga memiliki sahabat yang tinggal di daerah perkotaan , sahabatnya itu merupakan sepupu jauhnya. nama sahabatnya adalah dodit, dia adalah anak dari kakak ibunya beta .Setiap hari minggu dodit dan keluarganya datang untuk berkunjung kerumah neneknya,yang juga neneknya beta. Rumah beta juga berdekatan dengan rumah neneknya. jadi setiap dodit pergi ke rumah neneknya,dodit selalu berkunjung ke rumah nya beta untuk bermain bersama.
      Namun,  hari minggu itu dodit dan keluarganya datang untuk berkunjung kerumah nenek tidak untuk bersilahturahmi. tetapi unuk meminta ijin kepada neneknya. Karena ibunya dodit akan pergi ke hongkong untuk bekerja menjadi TKI dan dodit akan dititipkan di rumah nenek karena tidak ada yang mengurusi dia dan adiknya. Setelah ibunya sudah berangkat ke Hongkong untuk bekerja menjadi TKI, dodit pindah sekolah ke sekolah yang berada di desa bersama beta. beta menghabiskan waktu liburannya bersama dodit. Mereka bermain bersama putri , zulfa dan bahtiar.
      Saat bermain layang - layang bersama  , dodit tidak memiliki layang – layang tapi ingin bermain layang – layang . kemudian dodit meminjam layang – layang milik beta tapi tidak boleh untuk dipinjam, begitupun layang – layang milik bahtiar juga tidak boleh dipinjam .
“ boleh gak aku pinjem layang – layang mu ? “ minta dodit .
“gak boleh, nanti kamu menyangkutkan layang – layang ku nanti “ jawab bahtiar .
dodit pun hanya terdiam dan duduk di pinggir lapangan sambil melihat bahtiar dan beta bermain layang – layang.
     Saat bahtiar ingin buang air kecil,layang – layang milik bahtiar di tali di pohon dan bahtiar pergi untuk buang air kecil. Setelah bahtiar pergi, dodit melapas tali layang – layang milik bahtiar dan kemudian memainkannya tanpa izin dari bahtiar.
’’dit, kenapa kamu melepaskan tali layang - layang milik bahtiar ?” tanya beta.
“aku mau bermain layang – layang sebentar . aku kan gak punya layang – layang.” Jawab
  dodit
” tapi kamu belum minta ijin ke bahtiar !.” ujar beta .
“ halah……! biarin aja kan cuman sebentar aku mainin layang – layang nya “ jawab dodit  .
     Saat ada angin kencang , dodit tidak bisa mengendalikan layang – layang dan  secara tidak sengaja dodit menyangkutkan layang - layang milik bahtiar ke kabel listrik. Seketika itu bahtiar kembali kelapangan dan melihat layang – layangnya sudah tersangkut di kabel listik. Melihat bahtiar kembali dodit langsung kabur dan meningglakan layang – layang yang tersangkut di kabel listrik.Melihat dodit kabur beta hanya terdiam.
“siapa yang menyangkutkan layang – layang ku ? “ tanya bahtiar ke beta.
“ dodit tadi meminjam layangan mu terus saat ada angin layang – layang  mu tersangut ke                                                                              kabel listrik “. Jawab beta
” terus sekarang dia kemana?” tanya bahtiar dengan nada tinggi.
“ dodit kabur dan pergi ke rumah nenek .” jawab beta
     Mendengar kalau dodit kabur ke rumah, bahtiar pergi ke rumah nenek dodit untuk meminta pertanggung jawaban kepada dodit. Sesampainya bahtiar dan beta di rumah nenek nya dodit , bahtiar lantas memanggil dodit . “ dit……dodit ganti rugi layangan ku ! “. Mendengar ada keributan di luar nenek keluar.” Ada apa ini ?” “ ini nek bahtiar mau minta ganti rugi ke dodit karena sudah menyangkutkan layang -  layang nya ke kabel listrik.” Jawab beta . lantas nenek mengganti rugi layang – layang milik bahtiar dengan layang – layang baru.
      Nenek yang mengganti rugi atas kejadian itu merasa kesal atas perbuatan yang dilakukan oleh dodit. Nenek memarahi dodit atas perbuatan tang dilakukannya.
” Dodit seharusnya kamu itu bertanggung jawab atas apa yang kamu lakukan ! orang itu kalau berani berbuat juga harus berani bertanggung jawab. Jangan seperti kamu habis menyangkutkan layangan milik bahtiar terus kabur!” kata nenek dengan nada tinggi.
“ iya nek dodit minta maaf “ ujar dodit
     Di sekolah saat pelajaran, dodit ijin untuk pergi ke kamar mandi   namun saat dia mengambil sepatunya di rak sepatu. Dodit melihat sepatunya beta dan berniat balas dendam kepadanya karena sudah melaporkan kejadian itu ke nenek sehingga ia dimarahi oleh nenek.dodit balas dendam dengan cara menali tali sepatunya beta. Lantas dia pergi ke kamar mandi. Setelah sekembalinya ia dari kamar mandi. Dodit bertingkah laku seperti tidak ada apa – apa.
     Setelah bel istirahat berbunyi. Beta pergi ke kantin, namun saat mengambil sepatu . beta terkejut melihat tali sepatunya tertali di rak sepatu. Lantas,beta menyanyakan ke teman – teman siapa yang telah menali sepatunya. Termasuk bertanya ke dodit, ”dit kamu tahu gak siapa yang menali tali sepatuku ke rak ? ” namun dodit menjawab tidak tahu. “ aku tidak tahu siapa yang menali tali sepatu mu “. Karena perutnya beta sudah terasa lapar, beta memutuskan unsuk pergi ke kantin. Beta meninggalkan sepatunya yang masih tertali di rak sepatu dan dilanjutkan setelah membeli jajan di kantin. Saat masuk bel masuk, Beta mencoba kembali untuk melepaskan tali sepatunya dari rak sepatu dan kali ini meminta bantuan putri.“ put boleh minta tolong gak? tolong bantu aku melepaskan tali sepatuku dari rak sepatu !” minta beta.  “ iya bet, aku bantu melepaskan tali sepatumu “ jawab putri. Namun, hingga guru datang tali sepatu belum juga terlepas. Beta memutuskan untuk melanjutkan melepas tali sepatunya nanti.
    Saat berada di kelas guru menunjuk siswa yang akan mengikuti lomba siswa berprestasi, ternyata yang ditunjuk beta dan zulfa. Dodit yang juga salah satu murid yang cerdas di kelas,  mengetahui kalau beta dan zulfa yang ditunjuk untuk mengikuti lomba,dodit merasa tidak terima dan menanyakan ke guru.
” Bu kenapa yang ditunjuk untuk mengikuti lomba siswa berprestasi, beta dan zulfa bukannya saya ? “ . tanya dodit
 “ saya memilih beta dan zulfa karena mereka saya anggap mampu untuk mengikuti lomba itu” jawab guru .
“ bu saya kan juga mampu ikut lomba itu “. Paksaan dodit
“tapi saya mengangap beta dan zulfa lebih mampu untuk ikut lomba itu “ jawab bu guru
“ ya sudah bu !” jawab dodit dengan rasa kecewa.
dodit yang kesal dengan jawaban guru ,lantas dodit minta ijin ke kamar mandi.namun dodit tidak ke kamar mandi. dodit yang kesal langsung memotong tali sepatu milik beta yang masih tertali di rak . setelah di  potong tali sepatu beta di buang di atas genteng sekolah, tanpa diketahui oleh beta dan siapapun.
     Setelah membuang sepatunya beta di tempat sampah sekolah ,dodit langsung pergi pulang ke rumah nenek. Tas dan sepatunya ia tinggal disekolah . saat sampai di rumah nenek, dodit menangis. Nenek yang mengetahui kalau dodit menangis mencoba untuk menenangkan dodit.”dit kamu kenapa menangis ? “  tanya nenek.” Nek….! Aku gak ditujuk sama bu guru untuk ikut lomba siswa berprestasi. Padahal aku kan pinter nek!” jawab dodit mengadu pada nenek. “ mungkin kamu belum mampu untuk ikut lomba itu, mungkin suatu saat kamu yang diajukan untuk ikut lomba” ujar nenek menyakinkan dodit.” Gak bisa nek aku harus ikut lomba itu !” jawab dodit sambil mendobrak pintu kamar.
     Saat jam pulang sekolah beta mencari dodit ke kamar mandi, Karena dodit tidak kembali setelah meminta ijin. “ dit……dodit, sambil mengedor – gedor pintu kamar mandi.” Setelah beberapa lama beta kembali ke kelas untuk melepaskan tali sepatunya dari  rak sepatu. Betapa terkejutnya beta melihat sepatunya hanya ada satu dan sisa potongan tali sepatu di rak sepatu. “ put tahu sepatuku yang sebelah gak ? “tanya beta . “ gak tahu aku mungkin di bawa dodit” ujar putri . “ sekarang dodit kemana ? “ tanya beta . “ gak tahu aku mungkin dodit pulang, tas nya juga masih dikelas. “Tas nya kamu bawa pulang aja ! “ suruh putri. beta pulang ke rumah tanpa alas sepatu serta membawa tasnya dodit dan salah satu sepatunya.
      Setelah sampai di rumah, beta ganti baju. Setelah ganti baju, beta pergi ke rumah nenek untuk mengembalikan tas milik dodit . dodit yang menangis di dalam kamar tidak mau membuka pintu kamarnya. “ dit ……. dodit ini tas mu yang kamu tinggal di sekolah “ .” kenapa kamu kesini kamu pengkhianat” ujar dodit. “ aku khianat tentang apa ?“.nenek yang mendengar ada keributan lantas melerai nya dan menceritakan apa yang terjadi pada dodit ke beta.” Bet, dodit marah itu karena ingin ikut lomba, tapi dia tidak di tunjuk sama gurunya untuk ikut lomba “ ujar nenek. “ yasudah kalau begitu nek ,aku gak usah ikut lomba itu nek !” jawab beta .” gak bet kamu harus ikut lomba , lomba itu harus kamu jadikan sebagai pengalaman dan kamu harus bertanggung jawab atas di tunjuknya kamu sama gurumu.’’ Ujar nenek sambil menyemangati beta.
     Keesokan harinya saat di sekolah. Bu guru memberikan memberikan buku latihan soal untuk beta dan zulfa,saat itu dodit mengetahui hal itu. “ bet , zul ini buku latihan soal untuk kalian pelajari!. Karena buku ini berisi latihan soal yang sama persis saat lomba siswa berprestasi ! “ kata bu guru .” ya bu”. jawab beta. “ nanti lombanya kapan bu ? “ tanya zulfa. “ lombanya akan diadakan besok . Maka siapkan dengan maksimal untulk lomba itu!” jawab bu guru . “ siap bu guru “ jawab beta dengan percaya diri .
     Dodit yang mengetahui saat bu guru menyerahkan buku kumpulan soal ke beta dan zulfa, dodit berencana untuk membuang buku milik beta supaya gagal dalam lomba siswa berprestasi itu. Setelah pulang sekolah,saat beta sedang melaksanakan sholat dhuhur . dodit menyelinap masuk ke rumah beta yang sepi dan  kemudian dodit mengambil buku latihan soal milik beta yang ada di dalam tas beta.setelah dodit mengambil buku milik beta ,dodit berniat untuk membuangnya ke sungai yang ada di depan rumah beta.
     Saat dodit selesai membuang buku milik beta dan akan kembali dari sungai. Saat menyebrangi jalan , dodit tidak melihat kanan dan kiri .tiba – tiba ada mobil dengan kecepatan tinggi yang langsung menabrak dodit. Setelah di tabrak dodit masih sadar, dodit meminta tolong  dan mobil yang menabrak dodit langsung kabur dan tidak mau bertanggung jawab. “ tolong………………… tolong !”rintihan dodit mengharap pertolongan.
     Beta yang mendengar ada suara rintihan meminta tolong dari dodit. Lansung keluar rumah dan melihat dodit yang sudah tidak sadar. Beta langsung meminta tolong kepada tetangga.” Tolong …………………. Tolong! Dodit kecelakaan , tolong …………… !” para tetangga menghampiri beta dan langsung membawa dodit ke rumah sakit. Beta langsung memberitahu nenek tentang kecelakaan yang terjadi pada dodit. “ nek…………. .nenek ! dodit kecelakaan nek “. “ apa dodit kecelakaan ! sekarang dodit dimana ? “ tanya nenek dengan cemas. “ dodit sekarang di bawa tetangga ke rumah sakit nek “ jawab beta . beta dan nenek pergi ke rumah sakit untuk menghampiri dodit.
     Setelah beta dari rumah sakit, beta pulang untuk belajar mempersiapkan untuk ikut lomba yang diadakan esok hari. Namun, betapa terkejutnya beta saat melihat buku latihan soal untuk lomba esok hari tidak ada di dalam tas nya. Dodit pun mencoba untuk meminjam buku milik zulfa untuk di fotocopy. Malam – malam sekali beta datang untuk meminjam bukunya zulfa. “ fa ………….. zulfa “ suara beta sambil menggedor – gedor pintu rumah zulfa. “ ada apa bet kok malem – malem datang ke rumah ku ? “ .” zul aku boleh pijem buku latihan soal mu gak ? soalnya buku ku hilang. Buku mu mau aku fotocopy zul boleh di pinjem gak ? ” minta beta.” Boleh tapi jangan lama – lama ya ngembalikinnya nanti buat aku belajar buku nya .”
     Selesai memfotocopy buku milik zulfa dan bukunya juga telah dikembalikan . beta baru memulai belajar saat pukul  22.00 wib dan saat larut malam beta  ketiduran saat belajar. Saat berbunyi suara adzan subuh beta menunaikan adzan subuh, setelah melaksanakan sholat subuh beta kembali belajar untuk lomba siswa berprestasi.
    Saat tes lomba siswa berprestasi beta agak kesulitan mengerjakan soal – soal nya . setelah tes beta menunggu hasil tes tulis siswa berprestasi bersama dengan zulfa.Dan saat hasil tes tulis di umumkan ternyata beta masuk 5 besar begitupun dengan zulfa juga masuk dalam 5 besar. Setelah tes tulis beta melanjutkan dengan tes bakat. Dalam tes ini beta menampilkan bakat nya dalam membaca puisi. Setelah tes bakat, nilai dari tes tulis di akumulasi dengan nilai tes bakat. Beta dan zulfa menunggu pengumuman pemenang lomba siswa berprestasi .
”zul kalau kamu menang hadiah mu buat apa ? “ tanya beta
“kalau aku menang hadiahnya akan  aku tabung , kalau kamu hadiah mu mau kamu apain ? “    
   Kata zulfa
“kalau aku menang hadiah nya akan aku kasih ke dodit “ jawab beta
“loooooooo kok dikasih ke dodit ! , kamu kan yang ikut lombanya bet ? “  ujar zulfa dengan
   Terkejut
“aku ngasih hadiah ku ke dodit karena nenek mengatakan kalau dodit ingin sekali ikut lomba ini “ jawab beta menjelaskan ke zulfa
“oh itu alasan mu mau ngasih hadiah mu ke dodit” ujar zulfa
     Saat waktu pengumuman untuk pemenang lomba siswa berprestasi telah tiba. “ peraih juara 3 dalam lomba siswa berprestasi tahun 2015 adalah gita dari sdn golan 01. peraih juara  dalam lomba siswa berprestasi tahun 2015 adalah beta dari sdn bakur 01. peraih juara 1 dalam lomba siswa berprestasi tahun 2015 adalah zulfa dari sdn bakur 01.” Saat mendengar bahwa beta juara 2 beta langsung menangis dan pergi ke rumah sakit untuk menghampiri dodit
     Setiba nya ia di rumah sakit,beta menangis dan menyerahkan hadiah nya kepada dodit
.” Dit…………….  Dodit ini hadiah juara 2 lomba siswa berprestasi. Hadiah ini untuk  mu  dit “ujar beta dengan menangis tersedu – sedu .
 “ gak bet ini hadiah punya mu ini hasil dari kerja keras mu , bet sebetulnya aku mau mengakui kalau yang menali tali sepatu , membuang sepatumu dan membuang bukumu adalah aku bet maafkan aku bet!”  pengakuan dodit sambil menangis.

 Beta kaget dan terkejut mendengar hal itu  “ gak apa – apa dit aku sudah memaafkan kamu, tapi kamu gak boleh ulangi perbuatan itu lagi ! ” jawab beta dengan tegar. Setelah dodit sembuh, mereka kembali bersama tanpa ada rasa ingin balas dendam atau iri . dan mereka sudah saling memaafkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar